Spiga
Showing posts with label Thoughts. Show all posts
Showing posts with label Thoughts. Show all posts

Dari buka bersama BKK PII

Gw baru aja balik dari acara buka puasa bersama Badan Kejuruan Kimia - Persatuan Insinyur Indonesia (BKK-PII) di Hotel Four Seasons, Kuningan. Sebelum buka puasa, ada pemaparan dari Menteri KLH, Pak Rahmat Witoelar ttg peran industry dalam menghadapi perubahan iklim. Hm, gw ngeliat sangat tepat ketika pak Menteri bicara didepan BKK PII, secara pengurus BKK itu kan praktisi industri yang notabene penyumbang polusi terbesar.

Hal paling menarik buat gw justru ketika acara diakhiri doa bersama yang dipimpin Pak Bambang yang sempat meng-quote perkataan Ibu Erna Witoelar (Istri Pak Menteri), she said "saya khawatir dengan kehidupan anak cucu kita dimasa depan, jika kita tidak peduli terhadap lingkungan. Kerusakan lingkungan yang terjadi saat ini adalah akibat perbuatan kita.

Hm, she's absolutely right!Bumi ini bukan warisan nenek moyang kita, tapi titipan anak cucu kita..

Kerja di Bali, Liburan ke Jakarta

Bali, the real paradise on the planet earth adalah salah satu tujuan wisata terbesar di dunia. The best island in the world in 2007 versi majalah travelandleisure. Keindahan alamnya yang mempesona dan keunikan budayanya mampu membuat berjuta juta orang untuk datang berlibur kesana setiap tahunnya. Dan gw ngga pernah merasa bosan untuk kembali datang ke Bali, tempat yang bisa membuat gw merasa nyaman.

Hm, ketika gw merasa nyaman tinggal disana. Gw jadi termotivasi untuk suatu saat bisa tinggal dan berbisnis disana. Kapan? Insya Allah Tiga tahun dari sekarang atau lebih cepat! Ketika perusahaan gw yang sekarang (www.phitagoras.co.id) sudah mapan dan sistemnya sudah baik sehingga tidak membutuhkan kehadiran gw secara fisik setiap hari, dan ketika internet business yang mulai gw rintis sekarang sudah bisa memberikan income buat gw.

Imagine, ketika jutaan orang bekerja di jakarta dengan segenap kompleksitas dan kemacetannya yang kian menyebalkan dan hanya bisa berlibur sesekali dalam setahun. Sedangkan jika gw tinggal di Bali, gw bisa berlibur setiap saat gw mau, cause everyday is a holiday in Bali. Yah sesekali gw bisa berlibur ke Jakarta, ketika someday gw kangen sama saat - saat ketika gw terjebak kemacetan jakarta, rindu dengan keangkuhan kota itu dan penduduknya.

Gosh, am I a day dreamer? absolutely not! Ketika impian gw itu didukung oleh motivasi, kerja keras, didukung oleh segenap alam semesta, dan diridhai Tuhan maka seharusnya itu bisa terjadi. We'll see!

Profesi paling demokratis adalah Internet Marketer,I Believe

Pada saat bootcamp kemarin, ada satu hal yang membuat gw amaze. Yaitu ketika ada beberapa peserta bootcamp tersebut yang physically tidak sempurna tapi mempunya semangat dan motivasi yang sangat besar untuk sukses. Salah satunya adalah sahabat baru gw habibie afsyah, a twenty years old. Secara fisik dia mengingatkan gw akan sosok stephan hawking, seorang fisikawan yang secara fisik terbatas tapi mempunyai otak yang brilyan, fisikawan terbesar setelah Einstein. Dan habibie adalah seorang jenius dalam bisnis internet.

Gw bersyukur bisa bertemu dengan sobat baru gw itu. Gw bisa belajar bahwa ngga ada satu hal pun yang bisa menghalangi kita untuk menuju kesuksesan. Seseorang ngga akan sukses jika terus menerus meratapi keterbatasan fisik, keterbatasan akses pendidikan, kondisi ekonomi keluarga dll. Dan sobat gw habibie sudah membuktikan hal itu, kondisi fisiknya ngga menghalangi motivasi dia untuk sukses di internet business.

That's why, i believe that internet business adalah salah satu profesi yang paling demokratis.

No Money No Honey


Talking about marriage, ketika karyawan gw yang "incomenya" masih terbatas dan ada beberapa teman gw yang juga "masih dalam tahap meniti karir" sudah berani memutuskan untuk menikah, gw jadi berpikir apakah "No money no honey" itu masih relevan?

Well, gw sering discuss ini dengan beberapa teman wanita gw dan pasangan gw. Dari discuss itu gw bisa menarik kesimpulan bahwa menjadi matrealistis itu adalah hal yang mendasar bagi manusia. Bahwa setiap orang pasti menginginkan kehidupan yang "aman", terutama dari sisi finansial. Ngga asyik juga kalo ngejalanin hidup yang penuh duka dan derita, trus makan sepiring berdua (bukan yang versi sok romantis), aduh ngga banget deh dan udah ngga jamannya kalee.

So, gw bisa sangat memahami kalo wanita itu matre, asal "matre potensial" yaitu ketika dia tau bahwa laki - laki yang menjadi pilihannya mempunyai potensi, dan motivasi yang luar biasa untuk menjadi sukses dari hasil sendiri (bukan dari hasil orang lain) dan jika wanita itu juga berkontribusi terhadap kesuksesan pasangannya tentu akan menjadi sesuatu yang indah bukan? I believe, behind every great man there's a great woman.

Buat gw, ketika ada seorang wanita yang mau mempercayakan sisa hidupnya untuk menikah bersama gw, saat itu juga gw akan mengerahkan segala potensi yang ada di tangan dan pikiran gw untuk mengupayakan kebahagiaan buatnya.

Got it?

Membangkitkan Energi "Marah"

Membaca tulisan dari Hidayat Nurwahid di salah satu harian ibu kota tentang bagaimana "marah" itu bisa ditransformasikan menjadi sesuatu yang bisa memotivasi kita untuk mencapai sesuatu, gw jadi tertarik untuk menulis tentang topik yang sama, based on my perception.

Well, "marah" itu bisa dibagi menjadi dua. Yaitu marah yang bisa membuat kita melakukan sesuatu yang kontraproduktif atau malah "marah" yang bisa memotivasi kita. Hm, itu menjadi pilihan kita walaupun kenyataannya kita, termasuk gw, masih sering terjebak dalam "marah" yang kontraproduktif.

Marah yang kontraproduktif bisa bermula dari hal - hal yang sepele, seperti ledekan dll. Dulu di kampus gw, pernah terjadi perkelahian hebat antara Mesin dan Elektro gara - gara pertandingan bola. Dan hasilnya? Ada seorang mahasiswa Mesin yang akhirnya meninggal gara - gara tawuran massal itu dan berimbas sehingga teman2 dari Elektro ngga bisa tenang berkuliah dalam kurun waktu hampir 1 tahun.

Lho "marah" yang bisa memotivasi kita itu marah yang kaya gimana? Gini, gw kasih satu ilustrasi:

Ketika kita dilecehkan oleh seseorang karena status sosial, ras, dll, kita bisa memilih untuk marah atau malah menjadikan itu menjadi salah satu motivasi kita untuk lebih baik dari orang yang melecehkan kita tersebut. Ketika Samuel Eto'o seorang bintang sepakbola dari Kamerun yang bermain di FC Barcelona mendapatkan ejekan yang bernada rasis pada suatu pertandingan di kandang klub lawan, yang dia lakukan adalah aktif bergabung di kampanye anti rasisme dalam sepakbola dan membungkam para pengkritiknya itu dengan gol - gol yang dia buat. Dalam satu pertandingan, ketika dia berhasil membuat satu goal ke gawang lawan yang selama ini banyak melecehkannya. Dia malah merayakan gol tersebut dengan bergerak seperti (maaf) seekor monyet, hm membalas pelecehan yang kita terima dengan sesuatu yang kongkrit jauh lebih bernilai, bukan?

Ketika dalam perjalanan kami membangun perusahaan ini, ngga sedikit kata - kata negatif yang gw terima. Namun gw terus bertekad untuk someday membuktikan bahwa apa yang selama ini mereka katakan itu salah! Dan salah besar kalo dengan kata - kata negatif itu bisa membuat gw mundur, dan patah semangat. Justru hal itu adalah salah satu motivasi gw untuk meraih kesuksesan, amiin.

Motor Gede dan Kebangkitan Nasional, apa hubungannya ya?

Barusan, ketika gw lagi cari makan malam di daerah Bintaro, gw berpapasan sama 2 orang pengguna Moge (Motor Gede) Harley Davidson yang sepertinya baru saja mengikuti Konvoi Jalur Merah Putih, yaitu rombongan Moge yang berkonvoi dari Jakarta - Surabaya PP yang menempuh jarak 1908 km dalam rangka memperingati 100 tahun kebangkitan nasional.
Well, dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada niat mereka yang ingin memperingati 100 tahun HARKITNAS, gw coba berpikir kritis, apa hubungannya Konvoi Moge dengan HARKITNAS ya? Moge itu kan kendaraan para orang kaya, dan tentu rakus BBM. Padahal kita berada dalam kondisi yang serba sulit akibat krisis BBM. Apalagi gw denger para pengguna Moge ini banyak mendapatkan fasilitas khusus, seperti pengawalan dari aparat, mendapatkan prioritas penggunaan jalan (buktinya pada ruas jalan tertentu sampai harus ditutup bagi pengguna jalan lain untuk memberikan kesempatan bagi rombongan Moge ini), serta yang paling dahsyat adalah keistimewaan untuk dapat masuk jalan tol, padahal kita tau jalan tol itu hanya untuk roda empat ke atas. Fyuh, konvoi itu hanya merusak rasa keadilan rakyat kebanyakan. Dan, gw sama sekali ngga melihat hubungan antara konvoi tsb dengan HARKITNAS kita.
Kecuali misalnya konvoi itu menggunakan bahan bakar Alternatif seperti biodiesel atau dengan menggunakan kendaraan listrik, kendaraan bertenaga surya dll, atau konvoi sekaligus propaganda hemat BBM, Jakarta - Surabaya PP dengan pemakaian BBM maksimal 5 liter (bisa ngga ya, he3x).
Note : turut berduka cita dengan wafatnya Sophan Sophian yang menjadi ketua rombongan Jalur Merah Putih, semoga Alm di terima di sisiNya dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan, amin. Dan semoga kita semua bisa mendapatkan hikmah dari peristiwa tsb.

Tumpukan buku yang belum dibaca

Wew, ternyata buku yang belum gw baca masih numpuk, fiuh! Bahkan ada beberapa buku yang masih dibungkus rapi saking gw ngga sempet buka. Inilah akibat korban laper mata kalo pergi ke Gramed tapi ngga didukung sama komitmen dan disiplin untuk baca, he3x.

Hey, I'm no longer using fake windows..

Sejak tanggal 5 Mei kemarin sampai tanggal 17 Mei nanti, perusahaan gw sedang menyelenggarakan training Safety dengan sertifikasi internasional bekerjasama dengan partner gw dari S'pore dan UK. Well, ini adalah training ke dua yang kami selenggarakan di tahun 2008 ini. Training tersebut kami selenggarakan di salah satu Hotel di Jakarta.


Well, ketika hari ini gw berkesempatan hadir pada training tsb, gw berencana untuk menemani Joe, trainer kami, pergi ke Ratu Plaza untuk nemenin dia upgrade memory laptop yang baru dia beli beberapa hari sebelumnya. Yah gw sih niat ngebantu buat nawar kalo dia mau beli sesuatu. Tapi kalo dipikir2 sih ngga akan pengaruh secara signifikan ya secara gw pergi sama Bule totok dari Inggris. Yah, penjual dimanapun di Indonesia biasanya ngga akan ngasih harga "bagus" kalo si pembeli adalah seorang Bule, he3x Mungkin mereka beranggapan semua Bule yang dateng ke Indo adalah Bule kaya :)



Gw mau cerita satu hal yang bikin gw terkesan pada partner gw yang bule ini. Ketika kami dinner bareng di Plaza Senayan, dan tentu sambil ngobrol ngalor ngidul, kami terlibat dalam satu diskusi tentang penggunaan software bajakan lebih khususnya penggunaan Operating System Windows bajakan. Yah, i told him kalo many of us in this country would prefer using the fake windows than the original one. Why? tentu karena harganya yang murah - meriah ngga ketulungan. Satu CD package windows XP cuma seharga 20 ribu perak. And i told him kalo gw juga salah satu pengguna Windows bajakan (gosh!). Waktu mahasiswa dulu sih mungkin alasan gw pake bajakan adalah karena emang ngga mampu buat beli yang original, tapi sekarang alasan yang muncul lebih karena alasan ngga rela. Yah, ngga rela buat ngeluarin uang sekian juta cuma buat beli software secara dengan 20 ribu udah dapet yang bajakan. Pokoknya mah banyak lah sejuta alasan untuk melegitimasi penggunaan satu produk bajakan.



Kemudian, surprisingly, begitu dinner kami selesai dia langsung bergegas ngajak gw untuk pergi ke satu toko electronic di Plaza Senayan. ketika gw yang masih terheran - heran tanya ke dia mau beli apa lagi. He said "I'll buy you the original Windows XP". Gosh, gw yang terkaget - kaget dengan si bule ini. Belum lepas kekagetan (bahasanya bener ga?) gw itu, kami langsung masuk di satu toko yang kebetulan jual original Windows XP Professionals. Dia langsung minta Windows XP Professionals ke salah satu pelayan di situ, dan secepat kilat dia membayar kira - kira 1,4 juta dan memberikan CD windows itu ke gw and he said "this is for you!". What? I said "you dont have to, Joe" "This is too much for me!" Trus dia bilang, ya anggap aja itu pemberian dari dia. Hm, gw sangat appreciated dan speechless tiba - tiba. Senang, surprise, campur malu karena selama ini pake produk bajakan. (Dalam hati:Alhamdulillah, sering - sering aja Joe, he3x)



Hm, gw memang harus mulai belajar menghargai hasil karya seseorang ya. Hiks, berat sih, tapi harus dimulai. Gosh, gw jadi lemas seketika kalo musti menghitung - hitung produk bajakan yang gw pake selama ini: 600 keping DVD bajakan, software bajakan, MP3 bajakan, beberapa merek baju bajakan. Jadi berpikir, kalo gw mau hasil karya dan ide gw dihargai orang, gw pun harus komitmen menghargai karya orang. Berat sih, tapi harus belajar memulai. Bisa ngga ya?



How about you, dude ?

Entahlah

Tengah malem Iseng nulis blog:
Entahlah, banyak hal yang mengusik pikiran gw, lately. Gimana ya cara mendapatkan uang tanpa harus bersusah payah menembus kemacetan Jakarta yang semakin lama semakin menyebalkan banget sekali pisan ? Hm, mudah2an 2 project online yang sedang gw garap bisa lancar, amin
Entahlah, rasanya gw pengen banget liburan. Eh tapi kan bulan Juni nanti bakal ada Euro 2008 yah. Ya sudah kalo gitu abis Euro aja deh (ngomong sendiri). Rutenya? Hm, pengen ke Bali - Lombok - Pulau Moyo. Seminggu cukup kan?
Entahlah, kenapa ya gw bisa cepet sekali suka sama seseorang tapi kemudian jadi males.com buat approach? Aduh susyeh banget dapet pacar, padahal menjomblo selama 8 bulan sudah cukup membuat gw bete.
Entahlah, kenapa gw jadi ngga pararuguh gini ya ? Woii, zzz..zzz..zzz (ngga jelas)

Belajar dari keuletan dan kegigihan dari pelaku MLM, Asuransi dan Saham

Barusan gw baru aja ketemu sama senior gw dikampus yang sejak beberapa bulan yang lalu minta waktu untuk ketemuan sama gw. Karena gwnya ngga bisa - bisa, atau kadang juga ngeles sih, tapi akhirnya okey gw memutuskan untuk ketemuan sama dia.
Sambil makan malem dan ngobrol ngalor ngidul di hokben Binplaz, akhirnya dia nawarin gw untuk join di salah satu asuransi. Setelah diterangin detail sama dia, hm gw tertarik juga. Yah, lebih tepatnya gw tertarik untuk join karena salahsatunya adalah gw kagum sama kegigihan dia dalam mencari klien. Bayangkan dia kerja di Kawarang kebetulan kena shift malem, dari pagi sampai siang dia presentasi ke calon klien di daerah Thamrin trus malemnya baru ketemu gw sebelum akhirnya dia balik ke pabrik tempat dia kerja di Karawang. Jangan dibayangin dia bawa kendaraan pribadi ya, dia naik umum bo! Salut lah..
Trus ada juga seseorang dari sebuah perusahaan yang bergerak di index saham yang sejak berbulan - bulan yang lalu selalu minta waktu gw untuk ketemuan. Karena salut dan kagum sama kegigihan dia, akhirnya gw mau juga meluangkan waktu untuk bertemu dia dan managernya di Plangi. Walau akhirnya gw ngga bisa gabung di index saham, at least ada yang gw pelajari dari dia. Ulet dan gigih dalam mengejar impian yang ingin dia capai.
Well, begitu pula dengan teman - teman gw yang sekarang bergerak di bisnis MLM atau direct selling. Dulu, gw pernah join di salah satu MLM karena gw terinspirasi sama buku "Business School" nya Robert T Kiyosaki. Walau sempat bergabung beberapa bulan saja, banyak hal yang gw pelajari dari situ. Dari mulai cara mencari klien, belajar tahan malu atau ditolak prospek, belajar jenjang pembelajaran di "sekolah bisnis" ala Robert T Kiyosaki, belajar menulis buku impian, belajar membangun network dll. Hm, gw memutuskan untuk ngga nerusin karena gw ngerasa "kurang nyaman" di bisnis ini.
So ? Salut lah buat mereka. Semoga kita bisa bertemu di puncak kesuksesan ya, walau dengan jalan yang berbeda, amin

Jamu Susut Perut

Tadi malem waktu belanja mingguan di Hero-Binplaz, mata gw menangkap sesuatu yang menarik, yeah jamu pelangsing perut. Gile bener, setelah sekian lama terganggu sama perut yang nyaris membuat kaki gw ngga keliatan kalo berdiri (buat cowo yang perutnya buncit, coba deh berdiri tegak-pandangan lurus kedepan terus liat deh kebawah, kalo kakinya ngga keliatan berarti udah musti olahraga tuh!) akhirnya gw menemukan solusinya - huh, dasar manusia yang ingin serba instan!
Pas gw liat indikasi di kemasannya: Meluruhkan lemak tubuh (cihuy), melancarkan BAB (aha!) serta mengurangi absorpsi di usus sehingga mengurangi / menjaga berat badan. Secara empiris mulai efektif setelah 2 atau 3 bulan pemakaian sesuai kondisi tubuh. Okey, berarti maksimal 3 bulan kedepan perut gw udah harus rata yah, kalo ngga gw akan tuntut produsen jamu itu dengan delik pembohongan publik (loh?)
Wah, gw ko jadi -perut six pack wannabe- yah ?

Don't Judge the Blog by Its Template..

Fyuh, udah ga ke itung deh temen2 gw atau bahkan pembaca blog gw yang mengkritik tampilan blog gw di http://indrakurniadi.multiply.com/ ataupun di http://indrakurniadi.blogspot.com/ Kata mereka blog gw itu miskin design, ngga menarik, standard abis, ngga eye catching de el el. Bener juga sih, wong design blog gw itu cuma ngikutin template standard dari multiply dan blogger. Gw kan ngga punya waktu buat ngutak - ngatik tampilan template blog gw itu (baca: males & aga2 gaptek). Lagipula yang penting kan isinya! Menurut gw, gunanya blog itu kan buat spread your mind bukan spread your “design competency”. Nah jawaban itu yang biasa gw kasih ke mereka. Wait a minute! Emang bener tuh? Well, faktanya blog/website yang designnya kece dan isinya bermutu, pasti akan lebih menarik banyak pengunjung untuk dateng kan?

Nah menurut gw ini sama halnya dengan kondisi di keseharian kita, penampilan tetap penting kan? Ngga peduli otak kita pinter banget atau attitude kita yang oke banget, kalo penampilannya kumal, kucel, dll bisa2 keunggulan kita ngga dilirik sama orang saking ketutupan sama penampilan yang ngga ok. Orang bilang “You are what you wear!” and great appearance will be good for first impression! Right? Yah ngga perlu juga sih pake baju keluaran Armani + sepatu Hush Puppies buat yang cowo atau baju keluaran Mango + sepatu karya Manolo Blahnik buat yang cewe, yang penting sih rapi, enak di lihat dan sesuai sama sikon. Buat gw, dengan kita berpenampilan rapi, sama saja dengan kita menghormati orang juga kan. Dan at least ngasih mereka pemandangan indah untuk dinikmati for free, isn’t it? Gw pernah iseng – iseng pergi ke mall dengan baju ala kadarnya dan gw ngerasain banget service yang diberikan seorang pramuniaga juga ala kadarnya (mungkin dia pikir orang ini ngga ada duitnya, he3x!). Beda banget kalo gw dateng dengan baju kantor yang rapi jail, pasti deh pramuniaga akan melayani dengan sangat ramah. Yah rada2 ga fair sih menurut gw, but hey it’s life!

Back to blog design, ada yang mau berbaik hati bantuin gw buat setting template blog yang lebih ok ngga? Kasih tau caranya dong, please

Sometimes Rezeki itu ada di depan mata, we just not realize it yet!

Sepulang dari presentasi ke tempat klien di daerah Cikampek, selama di perjalanan gw ngobrol banyak dengan konsultan senior di perusahan gw. Kami banyak membicarakan pengembangan perusahaan kami kedepan selain juga ngobrol ngalor - ngidul tentang banyak hal. Nah di sela - sela obrolan kami itu, ada sesuatu hal yang ternyata selama ini gw cari dan dia juga cari. Jadi, gw punya satu rencana bisnis yang ternyata match dengan rencana bisnis yang selama ini juga dia coba rintis bersama seorang kawannya. Yah, serasa ketemu sama missing link yang selama ini kita cari. Gile bener, padahal gw sendiri berminggu - minggu cari partner untuk mengeksekusi rencana bisnis gw ini. Dan mereka sendiri sejak 4 bulan yang lalu mencari partner untuk mengeksekusi rencana bisnis mereka itu. Hm, what a coincidence ya? Atau emang udah skenario Tuhan?

Gosh, ternyata kesempatan mendapat rezeki itu ada di depan mata gw selama ini, cuma gw ga sadar aja. Seperti yang Aa Gym bilang, rezeki itu tinggal kita jemput kan? But, itu juga tergantung sama usaha dan keteguhan kita untuk itu. So open your eyes widely dan jeli terhadap setiap peluang, don't you ever give up for this purpose, Insya Allah.

Anak Mami, is it something that i have to proud of ?

Takdir rasanya membuat gw untuk selalu ada di dekat mama. Waktu gw lulus SMA dan sedang bersiap2 kuliah di luar kota, mama kena cancer dan akhirnya membuat gw sebagai anak cowo satu – satunya di keluarga untuk terus menerus mendampingi mama selama menjalani pengobatan. Dan alhasil, gw memutuskan untuk kuliah di Teknik Kimia ITI yang jaraknya deket banget (kepeleset aja nyampe!) dari komplek tempat keluarga gw tinggal. So, gw ga pernah ngerasain jadi anak kost. Ketika gw lulus kuliahpun, gw masih tinggal sama orang tua. Yah secara gw juga memulai bisnis gw dari rumah, Small Office Home office. Dan mau ga mau cap anak mama melekat pada diri gw.

Dan sekarang, ketika usia gw nyaris menyentuh angka 28, gw memutuskan untuk pindah tempat tinggal. Untuk pertama kali dalam hidup gw, gw akan hidup terpisah dari keluarga gw, terutama dari mama. Hm, berat juga ya ternyata. Dan ternyata mama juga merasa berat juga melepas gw. Padahal adik gw yang pertama, Irma,5 tahun lebih tinggal di Bali dan bahkan adik bungsu gw, Irna, sempat tinggal satu tahun di Jerman. Tapi ga tau kenapa ketika gw yang berniat pindah, mama malah berat banget ngelepas gw.

Tapi the show must go on, emang udah saatnya gw pindah dan memulai hidup baru gw dengan mandiri. Well, buat orang Italia, anak lelaki selalu menjadi seorang bocah cilik bagi ibu mereka. Dan sama seperti halnya gw, umur gw memang bertambah, tapi ga tau kenapa mama selalu aja menganggap gw sebagai anak lelaki kecilnya, dan itulah kenapa gw selalu bisa bermanja – manja sama mama.

So mom, don’t you feel so worry ya, cause i will always be your little boy, forever !

It’s not what you say but it’s how you say it !!


Beberapa waktu yg lalu gw membaca tulisan yang sangat menarik ttg komunikasi efektif. Pada tulisan itu dikatakan bahwa 93 % peran komunikasi adalah pada cara penyampaian dan hanya 7 % pada apa yang disampaikan (Albert Mehrabian) It’s not what you say but it’s how you say it !!

Setelah membaca tulisan tsb, gw jadi teringat pada masa lalu, ketika gw masih kuliah dan jauh sebelum itu ketika gw masih duduk di bangku sekolah. Pada saat gw duduk di kelas 2 SMA, gw mempunyai seorang guru Bahasa Inggris yg menjadi favorit semua siswa di Sekolah, begitu menariknya beliau membawakan pelajaran tsb di kelas, sehingga kadang kami merasa waktu 2 jam itu terasa begitu kurang dan yg lucu kadang kami tidak sabar menunggu guru tsb mengajar pd pertemuan selanjutnya!! Lalu ketika gw menginjak kelas 3, Guru bahasa Inggris gw yg lain kurang terampil dalam berkomunikasi, so banyak teman2 gw yang menurun semangatnya dalam belajar bahasa Inggris. Dari situlah gw bisa memahami bahwa materi yang sama tapi dibawakan dengan penyampaian yg berbeda, pasti hasilnya juga akan berbeda !!

Sama halnya ketika gw kuliah di ITI, dari sekian dosen yg ada (maaf lho Pak/Bu) menurut gw hanya beberapa saja yang mempunyai ketrampilan berkomunikasi yg baik. Bisa dibayangkan materi kuliah Teknik Kimia yg berat2 disampaikan dgn cara mengajar yg tidak komunikatif, hm2 seringkali gw harus belajar keras secara mandiri untuk lebih memahami mata kuliah tertentu atau banyak bertanya ke teman2 kuliah yg mempunyai otak yg lebih encer dibanding gw. Cara dosen kita saat mengajar memang berbeda2, ada yg seperti bicara sendiri di depan kelas, dan audiens hanya menerka2 apa yg beliau sampaikan, ada masuk kelas kemudian hanya membaca teks book saja dan kita dipaksa juga untuk mendengarkan sambil berpikir lebih keras, ada yg memang seorang komunikator yg baik dan lain2, yang tanpa bermaksud sama sekali untuk mengecilkan sumbangsih dosen2 dgn berbagai karakter tsb terhadap pengembangan ilmu Teknik Kimia kita.

Salah satu dosen favorit gw adalah Pak Yos (dosen Kimia Fisika), honestly cara mengajarnya menurut gw kurang komunikatif, so gw merasa tidak mendapat apa2 dari kuliah tsb, tapi gw sangat menikmati filosofi & motivasi ttg kehidupan yg beliau sampaikan, mungkin teman2 sd angkatan 99, masih ingat cara beliau mengajar kan ?? Kita hanya disuruh melihat slide di depan & mencatat itu semua, sambil menikmati aqua gelas yg beliau kasih (gw kadang berpikir, kenapa slide tsb tdk dicopy aja ya??), tapi ya itu tadi buat gw filosofi & motivasi2 yg menginspirasi yg gw tunggu2. Gw yakin pasti teman2 punya dosen favorit masing !!

Waktu gw masih mahasiswa dulu, gw pernah mengikuti kuliah umum oleh salah satu dosen Teknik Kimia di salah satu PTN ternama di negeri ini, saat itu materi yg disampaikan beliau lumayan berat, tapi gw kok sangat menikmati setiap kata yg beliau sampaikan, selain itu gw juga sangat terkesan dgn motivasi2 yg beliau sampaikan di kelas, dan ketika gw perhatikan audiens yg lain, semua terlihat menikmati juga, yah itulah ketrampilan berkomunikasi!

Sekali lagi gw menjadi lebih percaya bahwa materi yg berat sekalipun akan lebih mudah dipahami apabila disampaikan dgn cara yg menarik !!

Well, gw pernah berdiskusi dgn salah seorang dosen senior TK ITI ttg hal ini, waktu itu beliau bilang salah satunya adalah karena dosen di Teknik Kimia itu sejatinya adalah seorang pendidik/pengajar yg tidak pernah belajar ttg bagaimana cara mendidik/mengajar yg baik, karena pada dasarnya dosen itu kan seorang Engineer juga bukan sarjana lulusan IKIP !! Hm, sampai pada titik itu gw bisa memahaminya, tapi bukankah akan lebih efektif & optimal, apabila skill & knowledge seorang dosen-engineer dipadukan dgn ketrampilan berkomunikasi yg baik sehingga para mahasiswanya akan bisa dgn mudah memahami ilmu yg beliau sampaikan ?? Atau paling tidak mahasiswa termotivasi untuk mencari informasi lebih banyak lagi. Iya kan?

Sungguh, Negara ini butuh banyak pengusaha..

Karena tuntutan pekerjaan yang semakin tinggi, kami memutuskan untuk menambah satu lagi karyawan baru untuk posisi Business Development & Client Relationship Officer. Yah, simplenya sih dia bertugas untuk mendapatkan klien baru dan maintain hubungan dengan klien lama. Kami memutuskan untuk memasang iklan lowongan pekerjaan itu di Jobsdb.com, selain juga dipasang di website perusahaan kami (www.phitagoras.co.id)

Surprisingly, ngga sampai seminggu lowongan itu terpasang di Jobsdb, kami sudah mendapatkan lebih dari 200 pelamar yang berminat untuk posisi itu. Gosh!200 orang melamar untuk satu posisi, can u imagine? Yeah, hal itu menandakan betapa lapangan pekerjaan itu banyak dibutuhkan di Negara kita ini. Dan tentunya banyak sekali dibutuhkan pengusaha – pengusaha di negeri ini. Gw pernah denger satu pengusaha sukses bilang gini: “di Indonesia ini ada kurang – lebih 40 juta pengangguran, dari yang setengah pengangguran, sampai pengangguran total. Padahal kalo 10 % saja dari para pengangguran itu berminat jadi pengusaha dan dia bisa membuka lapangan pekerjaan untuk 10 orang saja. Maka tentu pengangguran ini ngga akan pernah ada di Indonesia” Bener juga ya, banyak orang yang keukeuh bekerja untuk orang lain, padahal banyak sekali kesempatan untuk menjadi seorang entrepreneur.

Well, perusahaan kami ini baru bisa membuka lapangan pekerjaan untuk beberapa orang saja. Tapi jika seiring dengan waktu Allah memberikan rezeki yang lebih besar, tentu akan lebih banyak lagi lapangan pekerjaan yang bisa kami sediakan. Yah, itu sudah tekad dan cita – cita dari awal gw & partner gw merintis perusahaan ini, insya Allah.

Life is once, so life as entrepreneur!

Tale of a Single and Lonely Guy: Am I too Picky? (part 2)

Gosh, gini nih resiko jadi cowo single di usia nyaris 28 tahun yang ga punya pacar, selingkuhan, TTM-an, apalagi calon istri. Musti siap selalu sedia setiap saat kapan saja dimana saja untuk menerima pertanyaan yang kadang saking seringnya ditanyain jadi terasa sangat menyebalkan banget sekali pisan. Pertanyaan dari yang sopan, setengah nyindir sampai pertanyaan yang straight to the point "Kapan lo kawin?"

Kalo mood lagi bagus paling gw akan jawab "ya udah doain aja ya supaya gw bisa cepet nyusul elo!" Tapi kalo mood lagi suntuk dan bete, gw jadi males dot com kalo dah nemuin pertanyaan kaya gitu. Apalagi kalo dah ditambah embel2 "elo tuh terlalu pemilih sih! Makanya ngga dapet - dapet." Lah, trus masa cari istri coba - coba. Ya tentu karena buat gw menikah itu sekali seumur hidup makanya gw jadi sedikit "pemilih". Gw juga pengen dapet istri yang "pas" sama gw, iya toh?
2 hari yang lalu ketika gw chat dengan teman senasib seperjuangan gw, bartian (hey bart!), dia bilang gini " Ndra, gw ga mau karena saking gw ga dapet - dapet calon istri, gw akhirnya jadi berpikir "sama siapa aja" dan ternyata pilihan gw itu salah" Hm, gw setuju banget sama dia dan gw kira itu adalah sesuatu yang banyak dihadapi oleh para single-wan & single-wati (maksa banget ya!) yang belum menikah di usianya yang sudah melewati quarter life alias umur 25 tahun.


Man, gw juga pengen banget bisa segera menikah. Kadang suka "jealous" juga kalo ngeliat temen2 seumuran bahkan dibawah gw yang sudah menikah dan terlihat sangat bahagia sekali dengan keluarga kecil mereka. Tapi ya gimana kalo sampai sekarang gw masih belum ketemu "jodoh" gw itu? Selama ini gw juga usaha ko, tapi ya belum ada yang cocok aja. Ditambah gw itu termasuk cowo yang susah sekali jatuh cinta.

* Sambil merenung, bakal jodoh gw lagi ngapain ya sekarang? Beib, come & get me! I'm so lonely..

Again, Somebody's died by traffic accident..

Jam 10 malam tadi ketika gw baru aja selesai rapat pengurus inti FAM - PII, Vie telp gw dan she said kalo minggu lalu salah seorang temannya meninggal karena kecelakaan sepeda motor. Dia baru tau kemarin ketika ada seseorang yang mengirimkan kabar di Friendster. Gosh, again somebody's die by traffic accident! Kayanya baru 2 bulanan yang lalu juga salah seorang adik kelas gw waktu kuliah meninggal karena kecelakaan sepeda motor. Dan fakta juga menunjukkan betapa banyak nyawa melayang karena kecelakaan ini.
Well, sepengamatan gw ada 3 faktor utama yang menyebabkan terjadinya traffic accident yaitu behavior pengendara, kondisi kendaraan dan infrastruktur (jalan). Karena salah satu core perusahaan gw adalah di safety, gw tau persis betapa budaya safety masih belum membudaya di negara kita ini. Salah satunya adalah safety di jalan raya. Coba aja kita liat di jalan2, masih banyak aja kan pengendara motor yang nekat ga make helm, atau pengendara mobil yang ogah pake safet bealt. Atau liat aja behavior pengendara motor atau mobil, masih sering kan kita liat pengendara yang ugal - ugalan di jalan. Dia kira jalanan punya bokapnya kali ye. Berapa banyak sih pengendara motor atau mobil yang benar2 mendapatkan SIMnya dengan "murni". Kebanyakan orang dapet SIM hasil "nembak" bukan? Dan itu sudah merupakan rahasia umum di negara kita ini.
Penyebab lainnya adalah kondisi kendaraan, yah misalnya karena males ngerawat. Remnya blong lah, bannya gundul lah, dll. Satu lagi yang ga kalah penting juga masalah kondisi jalanan di negara kita. Di kompas hari senin kemarin, gw baca Gubernur DKI mau dituntut akibat lalai menjaga kepentingan umum yaitu karena jalanan di ibukota ini banyak yang rusak parah. Sering kan kecelakaan terjadi akibat lubang di jalan. Bayangkan kalo kerusakan itu terjadi bahkan di jalan - jalan utama ibu kota, it's horrible isn't it? Gw sendiri pernah kecelakaan akibat menerjang lubang di jalan. Dan alhamdulillahnya sih ga luka sedikitpun.
Well, sekali lagi Tuhan mengingatkan gw dengan caraNya yang kadang unik dan ngga kita duga - duga. Bahwa kematian akan datang setiap saat, pada waktu & tempat yang ngga bisa kita duga - duga. Duh Tuhan, aku belum siap untuk mati sekarang. Aku merasa hidupku masih belum bisa memberi arti banyak buat sesama dan belum bisa berkorban banyak untuk agama & umatMu.
Dear Herman, even gw ga pernah kenal elo. Semoga elo diterima iman&Islamnya di sisi Allah dan diampuni segala dosa. Semoga kami yang masih hidup ini bisa mengambil hikmah dari ini semua, amin.
Always remember, danger will never takes a vacation. Safety first!

Dilarang sok sibuk kalo belum lebih sibuk dari Oprah Winfrey

Hari selasa yang lalu, ketika gw & tim konsultan gw dateng ke salah satu client di Tangerang, penanggung jawab HRD disana bilang tanya gini ke gw "Pak Indra, sekarang gemukan ya?"
*Gw berpikir : damn! masa dalam tempo waktu 4 bulan sejak gw terakhir ketemu dia di bulan November dia sudah berkesimpulan kaya gitu! Berarti gw emang tambah bulet dong, hu..hu (tidaaaak)
Trus gw jawab, "ah masa sih pak?"
Dia lanjut " Iya pak, emangnya ga pernah olahraga?"
Gw jawab " Ga pernah sempet pak"
Nah, yg bikin gw tersentak adalah ketika dia bilang gini "Kalo menurut saya sih bukan ngga sempet pak indra, tapi ngga ada niat mungkin atau manajemen waktu bapak musti di benahin lagi. Waktu yang dikasih Tuhan ke kita kan sama dengan waktu yang dikasih ke Oprah Winfrey atau orang2 sukses yang lain.
Dia berkata "Saya aja rutin jogging hampir setiap hari". (Sambil menunjuk ke arah perutnya yang rata di usia early 40, huh bikin iri aja)
Hm, gw tersentak lagi hari ini. Oprah Winfrey yang sibuknya bukan maen aja ga pernah so sibuk, kenapa gw yang belum jadi "siapa - siapa" udah ngerasa jadi orang paling sibuk didunia sehingga ga pernah olahraga!Padahal Olahraga itu kan penting banget buat kesehatan kita sendiri.
Okey deh, liat aja wiken ini gw mau mulai olahraga dengan lari pagi keliling komplek (sambil berharap ketemu makhluk manis di komplek gw, teutep!)

Get your “aha!” Time

Setiap orang pasti punya waktu yang favorit ketika otaknya bisa optimal untuk dipake mikir, dan ga tau kenapa gw selalu merasa otak gw menjadi lebih terang benderang untuk dipake mikir ketika waktu melewati tengah malam. Yeah, kebiasaan gw tidur larut membuat gw mengisi detik – detik sebelum gw bobo dengan berpikir, berkhayal, merenung dan biasanya setelah itu gw akan dapet ide – ide segar dan menggairahkan untuk dieksekusi esok harinya. Kalo ide ini udah memberontak pengen segera dikeluarkan, biasanya gw akan langsung menuangkan ide gw itu di buku kecil bahkan di leptop gw. Soalnya kalo ditunda – tunda sampai besok, takutnya keburu lupa atau memorinya keburu ketimpa sama mimpi gw yang kadang ga penting. Hm, bahkan kebanyakan postingan diblog gw ini ditulis di saat – saat lewat tengah malam itu.

Ide apapun bisa ditelurkan pada masa – masa itu, bisnis, percintaan, sampai khayalan – khayalan yang ga relevan misalnya khayalan ikutan Indonesian idol trus jadi penyanyi ngetop dan di gilai fans – fans (jijay ngga sih?), khayalan punya perut yang rata alias six pack (duh!), khayalan bisa maen bola bareng sama Leonel Messi di Estadio Nou Camp, de el el. Eh, tapi beneran deh, ide – ide bisnis gw kebanyakan muncul di saat – saat tengah malam itu. Kaya sekarang, ide buat bisnis baru sama temen kuliah gw akhirnya bisa juga terwujud, yah at least dimulai lah. Ide yang simple dan nyaris tanpa modal, hanya bermodalkan network, bermain2 di google dan mesin pencari lainnya. Tapi Insya Allah, gw optimis bisa berbuat dan mendapatkan sesuatu dari bisnis baru gw ini. Doain yach! Otreh

So, apakah kamu punya waktu paporit untuk berpikir produktif ?

Kamar tercintah, Selasa 12:15 AM