Spiga
Showing posts with label Organisasi. Show all posts
Showing posts with label Organisasi. Show all posts

Dari buka bersama BKK PII

Gw baru aja balik dari acara buka puasa bersama Badan Kejuruan Kimia - Persatuan Insinyur Indonesia (BKK-PII) di Hotel Four Seasons, Kuningan. Sebelum buka puasa, ada pemaparan dari Menteri KLH, Pak Rahmat Witoelar ttg peran industry dalam menghadapi perubahan iklim. Hm, gw ngeliat sangat tepat ketika pak Menteri bicara didepan BKK PII, secara pengurus BKK itu kan praktisi industri yang notabene penyumbang polusi terbesar.

Hal paling menarik buat gw justru ketika acara diakhiri doa bersama yang dipimpin Pak Bambang yang sempat meng-quote perkataan Ibu Erna Witoelar (Istri Pak Menteri), she said "saya khawatir dengan kehidupan anak cucu kita dimasa depan, jika kita tidak peduli terhadap lingkungan. Kerusakan lingkungan yang terjadi saat ini adalah akibat perbuatan kita.

Hm, she's absolutely right!Bumi ini bukan warisan nenek moyang kita, tapi titipan anak cucu kita..

Backpacking ke Thailand?

Kemarin, gw chat sama nova, temen sesama pengurus di FAM PII. Dan dia bilang kalo di bulan November nanti akan ada CAFEO ke 26 di Bangkok, Thailand. CAFEO = Conference of ASEAN Federation of Engineering Organizations, dimana PII (Persatuan Insinyur indonesia) tergabung didalamnya. Nah, di acara CAFEO itu juga ada acara sendiri buat para insinyur muda se ASEAN dan Forum Anggota Muda (FAM - PII) selalu ikut serta dalam forum itu. Anyway, ikutan cafeo itu sangat bermanfaat untuk networking diantara sesama organisasi profesi sekaligus benchmarking kegiatan dan program masing2 organisasi. That's why, FAM PII menjadikan ini sebagai salah satu agenda wajib.

Nah biasanya FAM hanya mengirimkan satu atau 2 orang wakilnya dalam acara itu mengingat budgetnya juga dibatasi oleh PII pusat. Padahal negara - negara lain selalu mengirimkan peserta lebih dari satu. Kemarin nova usul kalo bisa untuk CAFEO kali ini, FAM mengirimkan beberapa delegasi, terutama pengurus intinya. Rencana awal, pengurus FAM yang ikut nanti tidak hanya semata - mata mengandalkan budget dari PII, tapi juga ikutan aktif mencari sponsor untuk biaya keberangkatan kesana.

Kalo ga dapet sponsor? Nova usul kalo kita backpacking aja kesana, naik pesawat murah dan nebeng di rumah teman2 kita yang lagi ada disana. Hm, kayanya asyik juga yah. Apalagi kalo abis acara itu selesai gw extend dan meneruskan perjalanan ke vietnam dan kamboja? Well, tapi teuteup kalo gratis mah lebih asyik lagi, he3x.

My Friend's Wedding

Hari sabtu yang lalu setelah mengikuti satu seminar business, gw berkesempatan dateng keresepsinya Muhidin, salah seorang temen gw sesama pengurus Forum Anggota Muda Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Karena satu dan lain hal gw udah lama banget ngga muncul di sekretarian PII, gw baru tau kalo dia menikah dari salah seorang temen gw yang lain sehari sebelumnya. Dan ketika Muhidin sms gw untuk dateng ke acaranya dia di Sabtu pagi, gw ngga punya alasan untuk ngga dateng ke resepsinya itu. He's a good man though.

Resepsi yang sangat sederhana, tapi itu tidak menghalangi niat baik temen gw dan istrinya itu untuk menikah. Banyak orang bilang, justru setelah menikah rezeki akan semakin bertambah. Kalo gw pikir dengan logika, ketika seseorang memutuskan untuk menikah, tentu mereka akan semakin keras bekerja untuk menghidupi keluarganya, isn't it?

Well, selamat bro! Semoga pernikahan kalian bisa menjadi pernikahan yang selalu diberkahi Allah SWT, amiin. Doain gw juga supaya bisa cepat nyusul yah, he3x

Selamatkan Organisasi Kita

Gosh, keadaan Organisasi dimana gw aktif sekarang sangat mengkhawatirkan. Krisis kepemimpinan, krisis SDM, demotivasi pengurus, dll.
Semalam, ketika rapat sama beberapa temen di pengurus inti, kami sepakat ini semua harus segera dibenahi demi kebaikan bersama dan demi menjaga supaya organisasi ini ngga karam. Caranya? Harus ada langkah konkret + taktis, pembenahan manajemen organisasi, dan reshuffle pengurus kalo perlu! Hari senin depan, semua pengurus inti akan berkumpul untuk membahas ini semua.
Ayo, selamatkan organisasi kita..

13 November, 9 tahun yang lalu

Memasuki tanggal 13 November, ingatanku dipaksa untuk kembali mengingat satu peristiwa 9 tahun lalu, 13 November 1998, saat Tragedi Semanggi I terjadi. Sebuah tragedi yang memberikan noda kelam dalam sejarah perjalanan negeri ini bahkan sampai detik ini, karena sang dewi keadilan yang didambakan para keluarga korban seakan tidak memihak mereka.

9 tahun lalu, ketika tragedi itu terjadi, kampusku (ITI = Institut Teknologi Indonesia) tergabung dalam aliansi mahasiswa FAMRED ”Front Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi”. Dan bersama ratusan ribu mahasiswa lain yang tergabung dalam berbagai front aksi mahasiswa lainnya seperti FORKOT (Forum Kota), Forbes (Forum Bersama), Komrad, KB UI, Front Jakarta dll turun kejalan untuk memprotes Sidang Istimewa yang sedang berlangsung. Mereka menolak Sidang Istimewa karena beranggapan MPR hasil pemilu 1997 yang kotor dan penuh kecurangan adalah kepanjangan tangan Orde Baru. Well, saat itu aku tidak ikut serta dalam aksi – aksi kawan2ku itu karena secara ideologis aku lebih dekat dengan teman2 ”kanan” dan tergabung dalam front aksi mahasiswa KAMMI ”Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia”. Saat itu KAMMI dan beberapa front aksi mahasiswa lain memilih untuk menerima pelaksanaan Sidang Istimewa dengan catatan salah satu produknya harus menjamin terselenggaranya Pemilu 1999 untuk memilih para wakil rakyat yang baru. So saat peristiwa 13 November 1998 itu, aku tidak ikut ambil bagian dalam aksi teman2 ku itu walau kami sama – sama saling menghormati garis perjuangan kami masing – masing.

Aksi demonstrasi mahasiswa itu akhirnya berlangsung chaos dan mereka bentrok dengan para aparat. Kita semua bisa melihat melalui layar TV secara jelas bagaimana kebiadaban aparat saat itu. Hingga akhirnya korban dari pihak mahasiswa berjatuhan, termasuk salah satunya adalah rekan sekampusku Alm Tedy Mardani, Teknik Mesin 95. Indonesia berkabung dan kampusku merasakan duka yang amat sangat. Aku ingat sekali, suasana di kampus pada saat itu. Kami semua berkumpul, merenung, dan banyak teman2ku yang menangis, suasana sangat muram sekali saat itu. Ketika iring – iringan jenazah almarhum memasuki gerbang kampus, takbir Allahu Akbar menggema. Telah gugur pahlawan kami, pahlawan yang hanya bersenjatakan idealisme, keberanian dan tekad untuk berbuat sesuatu untuk negeri ini dan rakyatnya. Pahlawan kami yang tidak pantas rasanya dilawan oleh aparat yang bersenjata mesin lengkap dengan peluru tajam yang ironisnya dibeli dari uang rakyat.

Setelah disholatkan di mesjid kampus oleh ribuan mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus yang bersimpati, jenazah akhirnya di bawa untuk dimakamkan di TPU Karet. Iring – iringan kendaraan yang mengangkut ribuan mahasiswa yang mengantar almarhum dari Serpong menuju Karet ditemani oleh ribuan rakyat yang bersimpati terhadap perjuangan mahasiswa disepanjang perjalanan.

Aku yang saat itu masih berstatus mahasiswa baru (angkatan 98), semakin bertekad untuk ikut ambil bagian dalam perjuangan mengawal reformasi yang di hasilkan senior – senior kami. Sejak saat itulah, aku yang sebelumnya apatis terhadap politik memutuskan untuk terjun langsung di dunia aktivis mahasiswa, aku semakin intens di KAMMI, aktif di PII (Pelajar Islam Indonesia), sekali – sekali bergabung dengan rekan2 HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), serta turut serta di lembaga internal kampus dengan menjadi salah satu senator perwakilan Mahasiswa Teknik Kimia ITI dalam MPM (Majelis Permusyawaratan Mahasiswa) ITI dan ditahun berikutnya kemudian aktif di BEM ITI.

9 tahun telah berlalu
Apakah demokrasi, keadilan dan kesejahteraan yang diperjuangkan Tedy Mardani, para korban lain dan para mahasiswa sudah sepenuhnya terwujud?


My Room
14 November 2007
11:52 PM

Foto Bareng Calon Istri (Ngarep!)

Hari Selasa/6 November 2007, adalah hari kedua penyelenggaraan BIEM conference 2007 & International Energy Conference. Setelah pagi sampai siang aku dan Pak Bakti mengasses satu perusahaan di daerah Pejompongan, sorenya aku meluncur ke JCC untuk menghadiri sesi terakhir di hari kedua Conference. Well, pas aku ikut sesi discuss ttg Mining Industries, aku ngeliat suasana di ruangan konferensi yang kosong melompong. Heran juga ya, konferensi sebesar itu tidak terlalu menarik peserta buat datang. How come?
Malamnya, kami ada gala dinner bersamaan dengan pelantikan Badan Kejuruan Penerbangan, Badan Kejuruan Elektro dan Forum Anggota Muda oleh Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia, Pak Airlangga Hartarto, disaksikan oleh Dewan Pertimbangan PII, Pak Hatta Rajasa.
Well, hal paling menarik buat aku pada malam itu adalah kehadiran seseorang yang begitu memikat, damn she's so gorgeous! Yah, kalian pasti familiar deh dengan wajahnya kalo sering nonton An TV. Kesan yang aku tangkap she's so Gorgeous (ya iyalah, secara dia itu runner up Putri Indonesia 2005), smart, Sophisticated & humble karena dia ramah dan bersedia diajak foto bareng sama anak2 FAM. Dasar nih anak2 ga bisa ngeliat makhluk manis, he3x
Pagi ini saking penasarannya ttg sosok Valerina, aku sempat googling namanya di Google, dan ternyata dia sudah menikah, damn! Siapa cowo yang beruntung itu ya, hiks..
Valerina Daniel, aku ...padamu ;)

Dinner bareng SBY

Hari Senin/5 November lalu, PII (Persatuan Insinyur Indonesia) bersama BIMASENA, Mining and Energy Society menyelenggarakan International Energy Conference & BIEM 2007. Hari Senin malam itu ada gala dinner sekaligus pembukaan Konferensi oleh Presiden SBY.

Well, konferensi itu membahas all about energy, topik yang sangat relevan dengan kondisi yang harus dihadapi dunia saat ini dimana harga minyak naik menjadi 97 US$/barrel!Rekor tertinggi sepanjang sejarah..

Presiden kita berpidato ttg policy beliau yang sangat mendorong upaya minimalisasi penggunaan energy fuel based dan menggantinya dengan renewable energy, such as biofuels dll yg tentu diharapkan juga environmental friendly. Yah, semoga saja bisa terwujud!We'll see

Aktif di PII, kebetulan aku dipercaya sebagai Sekjen Forum Anggota Muda (FAM - PII) dan anggota bidang komunikasi Badan Kejuruan Kimia (BKK-PII), sangat bermanfaat buat aku dalam mengembangkan wawasan dan networks. Dua manfaat utama yang bisa kita dapat apabila aktif di satu organisasi. Hm, kapan lagi kita bisa belajar langsung dari pengalaman para Director, CEO, Professionals & Entrepreneurs di lingkungan PII secara langsung dan pro bono pula!Asyik kan?

Tapi perlu diingat juga, aktif di organisasipun menuntut komitmen kita. Prioritas dan pembagian waktu antara pekerjaan, organisasi dan keluarga menjadi penting disini. Kita musti pandai2 membagi waktu supaya ketiga hal tersebut bisa berjalan optimal.
Jadi inget slogannya BKKMTKI (Badan Koordinasi Kegiatan Mahasiswa Teknik Kimia Indonesia) waktu masih kuliah dulu: kita harus sukses dalam akademik & sukses dalam berorganisasi. Tapi dulu aku tambahin juga: sukses pacaran..he3x